This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 11 Januari 2013

Cerita Rakyat Buton



Piamoyitu yi sangu kampo yi biwina tawo yi Wolio.Mboremo samia yayaro temanga ana-ananamo mayidi-yidina.Apelo to dhadhiakana saeo-saeo,kadhangiamo topasuru oinana akarajaa samia-miana,karajana kumpulu kau,kasimpo asoa atawa pobolosiaka te giu mosaganana to faraluna saeo-saeo.Momini mboyitu,sadhia to kinanadena saeo-saeo amarasaimpuu sstopokawa apesua padhangia ikane to ikandeaka.Kadhangia yincia siy podhompuu tangiakana anana kaepuna atangi saeo-saeo wakutuna akande ronamo yinda te ikane.
Piamo yitu,okaepuna tomasiaka mpuu oinana te manga oakana atangi,yinda teunto roonamo pelu ea kande ikane.Sadhia mpuu akana ruamiana,te inana sadhia bujua sabhara giu.Sabhara giu usahana inda membali apaunto tangina,mala soahanda atangi.Roonamao andina sadhia atangi torosu,te inana amendeumpuu arango tangina anana,kasimpo inana apeloakamea i emanina anana,asapo apeloakea karona oikane itawo.
Sakawana yi bhiwina tawo oinana lausaka apongano itawo,bhea ose oikane modhangiana yi pasi,sampe apoolia.Sapokawakana piamba ikane,oinana ambulimo ibhanua pekangkilomea ikanena kahimpo anasu,samasasana akandemo po bhawa-bhawa.Karajana apelo ikane samia-miana,amembalimo karajaana oinana saeo-saeo to anana imasiakana.
Saangu waktu,oinana yieantagi umbana ea pambuli ikane ipoolina indamo ambuli.Padha incia yitu kaepuna kemba mea manga akana asapoaka itawo antanta oinana.
Inda mangenge aumbamo inana pokawa teemanga anana kaasimpo adawua piamba ikanekasimpomo kaepuna aemani apasusua.Momini oinana kalondo-londo itawo bha pene i yati.Sapolandana i yati,talu-talu miaya anana,atokidha akamata inana abhalimo.
Obhalina tomataumpuu minaka yi aena sakawana itoputuna,akoonamo te-apobhangumo ikane.Sakamatana oinana antagimo manga anana talumia.Momoni mbomai sadhia inana eapaunto manga anana kasimpomo apasusu anana kaepu,kaasimpo apaumbaea ambuli uka abhawakea ikane to manga anana sapadhana apasusu oanana ka asapo itawo
Saeo,ruaeona,oinana malagamo ambuli akamata manga anana ibhiwina tawo.Momini inana,oanana kaepu sadjia abhaka oinana,teamani asusu.Maka oakana akaka sadhia apaunde incana andina,kasimpomo oakana moporitangana alagu maasi ibhiwina tawo :
Wa inaa Wandiyu-ndiyu
Mayi paasusu andiku
Andiku Lambatambata
Akaku Laturungkoleo
Sapadhana anana alagu-lagu tee harapu mpuu, inda mangenge inana atimbamo minaaka itawo, maka amembalimo satumpo manusia,satumpo ikane. Sakawana ibhawona tawo, oinana inda malingu adhawu mea ikane manga anana momangengemo antantagia.
Saeyo, ruaeo, ande apelu apokawa teinana alaguakapo lagu Wandiyu-ndiyu. Maka samangengena sadhia aumbamo apokawa temanga anana ibhiwina tawo,oanana motutubina karona.Sahandana kabharina akawamo talingana te-indamo amembali apene iyati, roonamo amembalimo sambaa ikane diyu.
TERJEMAHAN DALAM BAHASA INDONESIA
Dahulu kala, di suatu kamping dekat pantai buton,tinggalah seorang janda miskin bersama tiga orang anaknya yang masih kecil-kecil.Untuk mencari nafkah sehari-hari, dengan terpaksa si ibu harus bekerja seorang diri. Pekerjaan yang dilakukan yakni mengumpulkan kayu bakar, kemudian dijual atau ditukar dengan benda-benda lain untuk keperluan hidup sehari-hari.namun demikian, acapkali kebutuhan pokok untuk makan sehari-hari amat sulit terpenuhi termasuk menyediakan ikan untuk laut. Keadaan yang demikian menyebabkan si bungsu sehari-hari menangis tatkala anak makam karena tanpa ikan.
Suatu hari, si bungsu yang amat dikasihi oleh ibu dan kakaknya ini menagis tanpa henti dan merengek minta dihidangkan ikan. Berkali-kali kedua kakaknya, terlebih si ibu, membujuknya dengan berbagai cara. Upaya yang ditempuh tidak mampu meredakan tangisnya , bahkan justru sebaliknya
, karena si bungsu tetap menangis dan si itu tak tega untuk membiarkan anaknya menangis , lalu si ibu berupaya mewujudkan permintaan anaknya dengan jalan mencari sendiri ikan dilaut.
Saat tiba di tepi pantai, si ibulalu menceburkan diri ke laut, berenang, menyelam dan menyelam lagi untuk mengejkar ikan – ikan di dasar laut hingga berhasil ditangkap. Setelah mendapatkan beberapa ekor ikan,si ibu kembali ke rumah untuk menemui anak-anaknya yang telah menunggunya. Setibanya di rumah ikan tangkapan dibersihkan lalu dimasak untuk selanjutnya disantap bersama. Kegiatanmencari ikan di laut seorang diri telah merupakan tugas sehari-hari si ibu demi si bungsu yang amat dikasihinya.
Suatu waktu, si ibu yang telah dinanti-nantikan kedatangannya untuk membawa pulang ikan-ikan tangkapann tak kunjung tib. Sementara itu si bungsu terus menerus menangis meminta lauk dari ikan dan ingin menyusu. Keesokan harinya si bungsu diajak oleh kedua kakaknya ke tepi pantai untuk menjemput ibu mereka.
Beberapa saat kemudian si ibu datang menghampiri anak-anaknya sambil memberikan beberapa ekor ikan. Kla itu si bungsu merengek minta di susui, sehingga si ibu yang sebagian tubuhnya masih terendam air harus naik ke darat, ketiga anaknya terperenjat menyaksikan tubuh ibu mereka yang telah berubah.
Perubahan itu tampak mulai dari kaki hingga lutut, yang telah bersisik dan telah membentuk ekor ikan. Melihat ibu mereka demikian, si ibu tetap menghibur ketiga anaknya dan menyusui si bungsu sambil menjanjikan akan kembali lagi membawakan ikan pada anak-anaknya. Usai menyusui si bungsu, lalu pamit pada anak-anaknya untuk kembali ke laut.hari – hari berikutnya, si ibu mulai jarang datang menghampiri anak-anaknya ditepi pantai. Karena si ibu tak muncul-muncul juga, sementara si bungsu tetap menanyakan ibu mereka, juga minta disusui, maka si anak tengah berusaha menghibur si bungsu dan si sulung sambil berdendang syahdu di tepi pantai :
Wa inaa wandiyu-diyu
Mayi paasusu andiku
Andiku Lambatatambata
Akaku Waturungkoleo
Artinya :
Wahai ibu wahai si duyung-duyung
Kemarilah susui adikku
Adikku Lambatatambata
Kakakku Waturungkoleo
Beberapa saat usai mendendangkan syair lagu dengan penuh perasaan dan harapan, lalu dengan penuh perasaan dan harapan, lalu muncullah si ibu dari dalam laut dengan wujud separuh manusia dan separuh ikan. Ketika muncul ke permukaan air, si ibu tidak lupa memberikan beberapa ekor ikan kepada anak-anaknya yang telah lama merindukannya.
Hari demi hari, bila ingin bertemu ibu mereka, dendangkan lagu Wandiyu-diyu lalu dilagukan. Akan tetapi bersamaan dengan perjalanan waktu, kian hari di setiap kemunculannya menemuianak-anaknya di tepi pantai, sisik-sisik yang menutupi tubuhnya semakin meluas hingga menutupi telinganya. Akibatnya sejak itu si ibu tak dapat mendengarkan dendang syahdu suara anak-anaknya dan tak mampu lagi mengijakkan kakinya ke darat kembali. Karena telah berubah menjadi seekor ikan duyung.

Cerita Rakyat


"Tanjung Marthafonz"


Ada satu Desa di jazirah Baguala namanya Desa Poka, biasa orang bilang akakng Desa Poka-Rumah Tiga. Dolo di Desa ini tinggal satu keluarga yang sangat sederhana tapi dong hidup bahagia.

Kepala keluarga nama Bapa Bram antua pung kerja sebagai petani dan biasa panggayo parau bawa orang dari Poka Rumah Tiga ke Galala pulang pergi, sedangkan antua pung bini nama mama Mina, mama Mina ini cantik, rajin deng ada karja par bantu-bantu Bapa Bram par tambah penghasilan keluarga yaitu dengan cara bakar sagu.

Bapa Bram deng mama Mina pung satu orang anak paranmpuang yang paling cantik, saat itu anak itu berusia 16 tahun. Anak itu pung nama Martha, kulit itam manis, rambut pata mayang panjang taure sampe di bitis kaki.

Suatu sore abis mama Mina bakar sagu, biasanya nona Martha bajalang jual par orang-orang disekitar Desa Poka, dia selalu pakai baju cele merah muda, konde boch yang cantik, sagu taruh di atas dulang. Martha keku di kepala lalu bajalang jual sagu. 

Nona Martha bajalang kaluar masu lorong-lorong sambil bataria.
............sagu, tante bali sagu. Sagu.....sagu bali sagu kaseng.

Nona Martha biasanya bajual lewat di muka barak/asrama tentara Portugis akang pung tampa seng jauh dari tampa ferry sekarang.

Satu kali bagini sore-sore nona Martha bajalang jual sagu di muka barak/asrama tentara Portugis lai sama biasa Martha bataria sagu.......sagu beli sagu.....ehh...Martha kaget, Martha takajo barang di muka Martha su badiri seorang laki-laki gagah nih.....tentara Portugis.
Tentara tu pung dalang hati, cantik sakali yaa...

Hari datang hari, bulang ganti bulang nona Martha tetap tekun tarus deng pekerjaan jual sagu.
Suatu hari bagini sama biasa Martha bajalang jual sagu bajalang lewat muka asrama tentara Portugis lai sambil mulai bataria sagu....sagu.....

ehh...Martha kaget lai skrek paskali karna tiba-tiba dengar suara dari dalang asrama bataria “sagu...sagu...sagu...sini !!!” 

Martha deng langkah paparipi iko suara tadi, tapi Martha paling taku barang mau masu dalang asrama nih...ehh laki-laki itu kasih dia pung tangang dalam hati beta, oh...dia mau cari kanal “saya Alfonzo nona nama siapa..?” ...saya Martha.. 

wah !!! kamu cantik sekali Martha... 
Martha pung jantong ta pukol, taku ni....
seng tahang lai Martha tanya, tuan panggil saya mau bali sagu kan...?, t
api...mengapa tuan seng beli?....beta mau pi jua....

”ya nona Martha sagunya saya beli semuanya ya...”

Nona Martha iya...iya. 
Persis tentara tu bayar sagu Martha bilang dangke banya tuan, lalu Martha minta permisi pulang. 

Tentara bilang :ya nona Martha besok datang lagi ya..”
Sambil jawab ia...ia...nona Martha setengah lari cepat-cepat bajalang kastinggal barak/asrama tentara itu.

Alfonzo adalah komandan tentara Portugis yang tugas di Ambon. Portugis menjajah Indonesia waktu itu dari taong 1569-1571.

Pas sampe di rumah mama Mina su badiri di muka pintu tunggu Martha deng sanang hati barang mama Mina lia dulang su kosong, sagu su laku ni... 

Kaget mama Mina lia Martha pucat paskali, mama Mina sapu-sapu Martha pung bahu, sambil tanya “ayo ana Martha se kanapa ni...........ana ......se mau bilang apa par mama apa yang su terjadi par se lai, bilang par mama jua”

Bagini ma... tadi waktu beta bajual sagu di muka asrama ka barak tentara Portugis tu ada tentara satu panggel, dia bilang dia mau balu sagu. Sampe kasana akang tentara tu seng langsung ambil sagu, mar dia kasih tangang par bakukanal deng beta 

“lalu ana.....lalu dia nama sapa....” 

ia pung nama Alfonzo ma.....mama dia paleng bae........dia bayar sagu samua la beta pulang.....” 

ohh, itukan Cuma baku kanal saja kata mama Mina.

Beberapa hari lai Martha bajual sama biasa lewat di muka asrama sambil bataria sagu...sagu...bali sagu kaseng.....

Eh Martha kaget dia seng sangka kalo yang badiri di muka Martha ....ni... Alfonzo persis Martha mau lari.....tapi alfonso su pegang dulang sagu.

Alfonzo bawa Martha masu dalang asrama di..... Alfonzo pung tampa tinggal. 
Martha bilang jang tuang.....beta taku  
“kamu jangan takut Martha, saya akan bayar semua sagu yang kamu jual”.

Alfonzo bilang “Martha saya ingin bersahabat dengan kamu, maukah kamu bersahabat dengan saya?...

Boleh tuang boleh sambil mengangguk kepalanya. 

Bulan berganti bulan datang taong. Martha su umur 17 tahun. 
Martha deng Alfonzo lebih hari lebih dekat su sama sepasang kekasih...........
dong dua su batunangang sambunyi-sambunyi mar Bapa Bram dengn mama Mina su dapa tau Martha deng Alfonzo pung hubungan.

Bapa Bram seng setuju. 
Tapi Alfonzo berani saja datang ke rumah Bapa Bram deng mama Mina minta Martha par mau kaweng. 
Bapa Bram bilang par Alfonzo  “sabar Martha masi muda tunggu sampa Martha umur 19 tahun jua”.

Alfonzo tetap sabar saja Martha bajual sagu sama biasa tapi begitu Martha bajual sampe di asrama alfonzo panggil langsung alfonzo kasih harga sagu lalu dong dua dudu bacarita sa. Martha takser su waktu par mau pulang, Martha pulang. S
uatu hari bagini kabar datang dari Batavia tepat tahun 1571, Portugis ditarik mundur.

Cita-cita tinggal cita-cita kini nasib berkata laeng tentara Portugis dari Ambon harus menuju Batavia. Kapal prang Portugis su balabu di pantai Poka tampa ferry sakarang ini.

Perpisahan harus terjadi Martha deng Alfonzo badiri baku polo Martha manangis kasiang-kasiang. 
Sambil polo Martha, Alfonzo bilang “sabar ya...tunggu saya Martha saya akan kembali mengambil Martha sebagai istri saya..........Tunggu saya kembali di Ambon ya Martha “ 
Martha cuma angguk-angguk kepala saja.

Pasukan tentara satu abis satu naik ke kapal. Alfonzo peluk Martha satu kali lai...l
alu Alfonzo naik ke kapal, dia naik paling belakang karna Alfonzo komandan palaton.

Sampe di atas kapal Alfonzo bataria “Martha tunggu saya ya” 
kapal stom 3 kali Martha ambil lengso putih Martha kipas sambil bataria ...Alfonzo....Alfonzo.....Alfonzo....
Martha seng tahang lai sambil manangis Martha buang badang lalu baranang Alfonzo lihat Martha su masu ka laut deng Alfonzo buang badang lai.

Kabar sampe ke Bapa Bram, Martha pung papa bahwa, Martha su buang badang ka laut karna Alfonzo.

Bapa Bram deng mama Mina tunggu di pante mangkali Martha timbol pada hal seng.

Bapa Bram panggel orang-orang par bantu panggayo deng Bapa Bram cari Martha. 
Tapi sia-sia belaka kedua kekasih itu ilang di dalam laut sampe tadi ni. 

Tampa dong dua tinggalang itu akang pung nama “ Tanjung Marthafonz ” gabungan dari nama dua kekasih Martha dan alfonzo.

Makanan Khas Sulawesi Tenggara


  • Sate Tambulinas.

Biasanya kita menikmati sate yang disajikan dengan bumbu yang terpisah. Namun masyarakat Sulawesi Tenggara memadukan racikan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit serta jahe untuk meresap ke dalam potongan dadu daging sapi. Ditambah aroma jeruk nipis, Sate Tambulinas menjadi sajian sate yang berbeda dengan rasa pedas yang menyegarkan.

  • Kasoami.

Sebutan itu bagi sebagian besar masyarakat di Sulawesi Tenggara sudah tidak asing. Kasoami (soami) adalah makanan khas sulawesi tenggara yang terbuat dari ubi. Proses pembuatannya bagi sudah terbiasa tentu tidak sulit. Tapi bagi pemula tentu memerlukan kesabaran dalam proses pembuatannya.


Kasoami sangat enak bila dinikmati dengan ikan asin. Cara membuatnya yakni ubi yang sudah dibersihkan diparut. Setelah itu ubi diperas. Biasanya proses ini memerlukan peralatan khusus untuk memerasnya. Peralatan ini intinya berfungsi untuk bagaimana agar ubi yang diperas itu cepat kering.

Setelah dipastikan ubi sudah kering maka proses berikutnya adalah pekerjaan pengukusan. Media pengukusan biasanya terbuat dari daun kelapa yang sudah dianyam dan berbentuk topi (piramida)

Proses pengukusan biasanya berlangsung antara 20 sampai 30 menit. Pengkusan biasanya baru selesai setelah didapatkan tanda-tanda yang dilihat dari uap yang keluar. Atau sudah dipastikan ubi yang dikukus telah menyatu dan telah berubah warna. Perubahan warna biasanya dari putih ke warna agak kekuning-kuningan.

Proses berikutnya adalah menikmati kasoami (soami). Untuk menikmati dengan rasa sempurna, maka sebaiknya disediakan lauknya. Ikan kering, ikan bakar, sayurran dan bahkan bisa juga dimakan saat menikmati minuman teh.

Seandainya kita malas untuk membuat, maka khusus untuk di kota Kendari jajanan makanan ini bisa diperoleh pada pasar-pasar tradisional. Biasanya baru kita jumpai makanan ini di jual menjelang malam.

Saya sendiri sering membeli di lokasi penjualan ikan di jalan bypass Kendari. Penjualnya biasanya memasang pas dipintu masuk masar ikan. Makanan ini juga dipajang dengan bungkusan dari tas kresek dalam bentuk piramida dan tersusun diatas meja.

Selain di pasar ikan, makanan ini juga banyak dijual di pasar lawata Kendari. Untuk pendapatkan makanan ini pastikan sekitar jam 16.30 anda kepasar. Karena pada jam-jam itulah penjual kasoami baru menjajakan jualannya.

  • Kabuto

Kabuto adalah makanan khas Masyarakat Muna dan Buton Kepulauan di Sulawesi Tenggara yang tergolong unik. Dan bukannya saudara kembar naruto,hehehe.. Dikatakan unik lantaran bahan dasar menu makanan yang mirip bahasa jepang itu adalah ubi kayu atau singkong yang telah dikeringkan dan dibiarkan berjamur. Semakin lama disimpan dalam keadaan kering maka akan makin enak rasa dan aroma makanan ini kala disantap. Apalagi bila dicampur kelapa parut dan ditambah menu ikan asin goreng sebagai lauknya.. tambah mantap.

Cara menyiapkan makanan inipun tergolong sangat praktis dan simpel. Singkong yang telah kering tadi dipotong-potong dan beri air secukupnya lalu dimasak sampai benar-benar matang selama kira-kira satu jam.
Sambil menunggu sang Kabuto benar-benar masak, kita bisa menyiapkan kelapa parut sebagai campuran utamanya. Bisa juga dengan menyiapkan ikan asin goreng sebagai pendamping atau lauk untuk makanan khas masyarakat Muna-Buton ini.

Dilihat dari kandungan gizinya, Kabuto termasuk makanan yang kandungan gizinya kurang. Hal ini disebabkan karena singkong kering memang bernilai gizi rendah.
Menu khas ini masih kita jumpai di desa-desa nelayan pesisir pantai Sulawesi Tenggara. Bisa jadi masyarakat masih mempertahankan makanan ini karena harganya yang tergolong sangat murah dan membuatnyapun sangat mudah.

  • Lapa-Lapa
Makanan Khas Sulawesi Tenggara Indonesia

lapa-lapa adalah makanan khas sulawesi tenggara, lapa-lapa mempunyai rasa yang guri dan enak, apalagi dikonsumsi dengan ikan kaholeonarore (ikan asin) semakin menambah selerah makan.
kuliner ini jika di jawa mungkin lebih di kenal dengan lepet / lepat,tetapai cara memasak lapa-lapa berbeda dengan lepet/ lepat karena jika lapa-lapa berasnya dimasak bersama-sama santan, sampai setengah matang lalu diangkat. Kemudian didinginkan, dan selanjutnya dibungkus dengan bale (janur). Setelah itu direbus kembali sampai matang. Supaya rasanya lebih guri, lapa-lapanya dikukus agak lama.

Sejarah Tiga Kota Pantai di Sulawesi Tenggara



Oleh: RN Bayu Aji
Perkembangan kota tidak bisa terlepas dari letak geografisnya terutama terletak di pinggir pantai. Dahulu, transportasi yang memungkinkan untuk melakukan perhubungan, baik hubungan perdagangan dan lintas budaya adalah melalui laut. Meskpiun telah ada jalur darat, namun transportasi melalui laut dan kemudian bersandar di pantai merupakan konsekuensi logis yang harus dijalani.
Indonesia (Nusantara) memiliki letak geografis yang strategis sebagai jalur perdagangan dan juga lintas budaya yang menghubungkan antara benua Asia dan Australia. Selain itu, wilayah perairan Indonesia lebih besar daripada wilayah daratan. Keadaan dan letak geografis ini menjadikan sebagian besar perkembangan sejarah kota di Indonesia berkembang di wilayah pantai.
Oleh sebab itu, muncul aktivitas ekonomi, budaya, politik dan sosial melalui jalur laut. Salah satu daerah yang terkenal dengan kota pantainya adalah Sulawesi. Hal inilah yang hendak diungkap oleh La Ode Rabbani dalam bukunya yang berjudul Kota-Kota Pantai Di Sulawesi Tenggara.
Dalam bukunya ini, La Ode Rabbani memberikan gambaran bagaimana kota Buton, Kendari dan Muna yang berada di Sulawesi Tenggara memiliki sejarah panjang sebagai kota pantai. Perkembangan tiga kota tersebut memiliki peran penting dalam hal pelayaran, perdagangan maupun hubungan dagang dan politik.
Wilayah Sulawesi Tenggara termasuk dalam jaringan perdagangan internasional. Hal ini mengharuskan tiga kota tersebut berkembang melalui perdagangan yang cenderung bergerak ke arah pantai.
J.P. Coen pada tahun 1614 melaporkan bahwa kota Buton telah mimiliki hasil ekonomi terutama kayu yang banyak diminati oleh para pedagang serta pembuat perahu sehingga laku di pasar internasional. Hubungan awal ekonomi itu kemudian berubah menjai hubungan politik. Hal ini menurut La Ode Rabbani disebabkan adanya pejanjian persabatan antara Buton dengan Pemerintah Hindia Belanda pada abad ke-17. tarik menarik kepentingan akhirnya terjadi saat itu.
Selanjutnya, kunjungan pertama J.N. Voemaer di kendari tahun 1831 melaporkan bahwa Kendari adalah tempat untuk menimbun barang-barang dagang. Penimbunan itu dilakukan oleh orang-orang Bajo dan Bugis yang kemudian dikirim ke Makassar.
Fungsi itu menempatkan teluk Kendari sebagai pusat pelabuhan dan perdagangan sekaligus sebagai port collecting untuk salah satu komoditas dagang. Kemudian pelabuhan Kendari juga berfungsi sebagai pelabuhan ekspor-impor. Pemerintah kolonial Hindia-Belanda akhirnya berkepentingan untuk menarik pajak dari kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan teluk Kendari. (hlm. 38-41)
Kota yang ketiga yakni Muna. Dalam Memorie van Overgave dan tulisan Couveur, Muna merupakan pendukung perluasan aktivitas ekonomi Pemerintah Hindia Belanda dan perusahaan kayu. Hasil utama kota Muna berasal dari hasil hutan terutama kayu jati.
Sedangkan untuk perkebunan adalah kapuk dan tembakau. Sementara itu hasil perikanan kota Muna juga tidak kalah penting sebagai komoditi ekspor. Terbentuknya kota Muna tidak terlepas dari Buton dan Kendari. Letak kota Muna yang juga berada di pinggir pantai mengharuskan kota ini memiliki pelabuhan.
Selain menjelaskan mengenai perdagangan, buku yang berasal dari tesis ini menerangkan bagaimana proses dinamika sosial masyarakat di Sulawesi Tenggara, khususnya di tiga kota tersebut. Sebelum era kolonial Hindia-Belanda, masyarkat Pribumi telah mempunyai hubungan dengan orang-orang Cina, Eropa, dan Arab. Terbentuknya pemukiman permanen orang-orang Cina setelah Belanda masuk menyebabkan pemukiman tersebut tidak jauh dari sekitar pemukiman Belanda dan Pasar.
Lebih lanjut, La Ode Rabbani menyimpulkan bahwa perkembangan kota-kota pantai di Sulawesi Tenggara dapat dibagi dalam lima fase. Pertama, adalah fase antara abad ke 14 sampai 17 di mana kontrol kerajaan Buton begitu kuat. Kedua, fase pasca penandatanganan perjanjian Bungaya 1667 sampai 1824. periode ini menunjukan dominasi perkambangan politik sehingga terjadi konflik antarkerajaan di Sulawesi.
Ketiga, fase 1824 sampai 1906 yang diwarnai dengan perkembangan politik dengan sasaran kepentingan ekonomi yang dominan. Keempat, berlangsung dari 1806 sampai 1920-an dengan ditandai meningkatnya berbagai hasil perkebunan, pertanian sehingga Sulawesi Tenggara ikut dalam pengembagan ekspor-impor. Kelima, berlangsung dari 1920-an sampai 1942. Fase ini ditandai oleh perkembangan dan pembangunan infrastruktur dan eksplorasi sumber-sumber ekonomi Sulawesi Tenggara oleh pemerintah Hindia Belanda. (hlm 107-113)
Meskipun buku ini merupakan hasil dari sebuah tesis S-2 di Jurusan Ilmu Sejarah, namun tidak mengurangi nilai pembahasan dan menariknya kajian kota-kota pantai di Indonesia terutama di Sulawesi Tenggara. Buku ini, bisa dijadikan sebagai dasar untuk mengubah pola pikir kita semua bahwa jangan sampai mabuk lautan apalagi lupa lautan karena laut merupakan penunjang kemajuan daerah dan juga bangsa.
R.N. Bayu Aji Alumnus Departemen Ilmu Sejarah Unair Peneliti HISTra (History Institute for Society Transformation)
Judul Buku  : Kota-Kota Pantai Di Sulawesi Tenggara, Penulis  : La Ode Rabani Penerbit  : Ombak Yogyakarta, Cetakan : Pertama, 2010 Tebal   : xxvii + 177 Halaman; 14,5 x 21 cm

1. rahman hamid
pada : 20 November 2011
"sebuah karya I menginspirasi ilmuan di Sulawesi Tenggara"

Selasa, 11 Desember 2012


Perancang OS Win 8


Description: Biografi Steven jay Sinofsky, Penemu dan perancang Windows 8
Steven Jay Sinofsky atau biasa dikenal sebagai Steven Sinofsky merupakanpenemu sekaligus perancang dari OS windows teranyar buatan microsoft saat ini yaitu Windows 8. Steven Sinofsky dilahirkan pada tahun 1965 oleh ibu yang bernama Marsha dan ayah yang bernama Khalil Sinofsky. Ia menerima gelar sarjana nya dari Cornell University jurusan Seni dan Ilmu Pengetahuan pada tahun 1987 dan gelar master dalam ilmu komputer dari University of Massachusetts Amherst pada tahun 1989. Ia juga menghabiskan waktu 3 tahun belajar di Rusia ketika ia masih kuliah. Saat itu, Sinofsky baru saja menamatkan pendidikan master degree jurusan computer science di Universitas Massachusetts, Amherst. Pada tahun 1994, ketika Office Product Unit terbentuk, Sinofsky bergabung ke team sebagai director of program management, dan membuat design shared technologies pada Microsoft Office 95 dan Microsoft Office 97. 
Steven Sinofsky menghabiskan waktu 4 tahun sebagai software design engineer dan project lead di Development Tools group, dimana Steven Sinofsky membantu perkembangan versi pertama Microsoft Foundation Classes C++ library for Microsoft Windows dan Microsoft Visual C++. Tak butuh waktu lama, selang tiga tahun, Steven Sinofsky dipromosikan untuk menjadi asisten teknis Bill Gates. Itu adalah posisi prestisius bagi para pegawai mud Microsoft. Sampai pada tahun 1999, Steven Sinofsky sebelumnya membantu perkembangan program Microsoft Office, servers dan services, bertanggung jawab atas produk pengembangan Microsoft Office 2007 dan ribbon UI. Steven Sinofsky sebelumnya membantu perkembangan Microsoft Office 2003, Microsoft Office XP, dan Microsoft Office 2000.
Sinofsky juga aktif merekrut pekerja untuk Microsoft. Tugas keseharian Steven Sinofsky adalah mencegah para pekerja untuk tidak berpindah ke Google. Steven Sinofsky juga membuat blog tentang Steven Sinofsky's Microsoft TechTalk. karir Steven Sinofsky melesat dengan dipercaya mengisi kursi Senior Vice President untuk produk Office. Sampai akhirnya, tantangan baru muncul di hadapan pria pelontos ini untuk jabatan Senior Vice President Windows dan Windows Live Grup di tahun 2006. Tak butuh waktu lama atau cuma tiga tahun berselang Sinofsky mengambil alih kursi Presiden divisi Windows yang mentereng.

Tugas pertamanya di posisi strategis tersebut adalah meredam 'kegelisahan' pengguna Windows atas performa Vista. Nah, kemudian muncul lah Windows 7 sebagai 'proyek' pertama sang eksekutif dengan jabatan Presiden Windows. Windows 7 terbilang cukup sukses di pasaran, dengan menghapus keraguan pengguna yang ditinggalkan Vista. Hingga akhirnya pertanyaan kemudian yang muncul adalah,
Sinofsky juga aktif merekrut pekerja untuk Microsoft. Tugas keseharian Steven Sinofsky adalah mencegah para pekerja untuk tidak berpindah ke Google. Steven Sinofsky juga membuat blog tentang Steven Sinofsky's Microsoft TechTalk. karir Steven Sinofsky melesat dengan dipercaya mengisi kursi Senior Vice President untuk produk Office. Sampai akhirnya, tantangan baru muncul di hadapan pria pelontos ini untuk jabatan Senior Vice President Windows dan Windows Live Grup di tahun 2006. Tak butuh waktu lama atau cuma tiga tahun berselang Sinofsky mengambil alih kursi Presiden divisi Windows yang mentereng.
Tugas pertamanya di posisi strategis tersebut adalah meredam 'kegelisahan' pengguna Windows atas performa Vista. Nah, kemudian muncul lah Windows 7 sebagai 'proyek' pertama sang eksekutif dengan jabatan Presiden Windows. Windows 7 terbilang cukup sukses di pasaran, dengan menghapus keraguan pengguna yang ditinggalkan Vista. Hingga akhirnya pertanyaan kemudian yang muncul adalah,
Tugas pertamanya di posisi strategis tersebut adalah meredam 'kegelisahan' pengguna Windows atas performa Vista. Nah, kemudian muncul lah Windows 7 sebagai 'proyek' pertama sang eksekutif dengan jabatan Presiden Windows. Windows 7 terbilang cukup sukses di pasaran, dengan menghapus keraguan pengguna yang ditinggalkan Vista. Hingga akhirnya pertanyaan kemudian yang muncul adalah,
Description: steven Sinofsky, Windows 8
Steven Sinofsky - Penemu dan perancang Windows 8


selanjutnya apa? Jawabannya Windows 8! OS versi terbaru ini pun akhirnya mampu tampil menarik dengan mengusung modern user interface yang ditampilkan lewat gaya kotak-kotak. Tampilan ini dulu sempat disebut 'Metro', namun belakangan ditinggalkan Microsoft lantaran tersandung kasus paten.
Lewat Windows 8 inilah Steven Sinofsky dianggap sukses memberi penyegaran terhadap seri keluarga Windows yang sudah sangat populer. Harapan baru pun muncul bagi Microsoft untuk turut bersaing di ranah OS mobile lewat Windows Phone 8. Prestasi Sinofsky bahkan membuatnya disebut sebagai CEO-in-waiting alias calon CEO Microsoft berikutnya, saat Steve Ballmer tak lagi menjabat.

"Steven (Sinofsky) memiliki talenta yang jarang dimiliki orang lain," bisik salah satu eksekutif Microsoft kepada Cnet.
Namun sayang, harapan sejumlah pihak untuk melihat Steven Sinofsky menduduki posisi CEO Microsoft sepertinya harus dipinggirkan sejenak. Hal ini setelah sang veteran sudah memutuskan hengkang dari dekapan 'sang raksasa'. Untuk mengisi kursi lowong yang ditinggalkan Sinofsky, Microsoft sendiri telah menunjuk Julie Larson-Green untuk memimpin lini bisnis software Windows dan hardware engineering. Sementara Tami Reller akan mengambil alih tanggung jawab terhadap bisnis Windows sekaligus tetap memegang posisinya sebagai Chief Financial Officer dan Chief Marketing Officer Microsoft. Keduanya melapor kepada CEO Steve Ballmer.

Mashable (13/11) mengutip salah satu pernyataan Steven Sinofsky yang menjelaskan bahwa dia memang sudah lama ingin mundur namun keinginannya tersebut belum terlaksana. Selain itu, Sinofsky juga menampik segala rumor negatif yang berkaitan dengan pengumuman pengunduran dirinya.

"Saya memutuskan keluar dari Microsoft karena ingin mencoba pengalaman baru. Selama 23 tahun saya mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu di Microsoft dan apa yang telah saya dapatkan itu ingin saya kembangkan dengan cara saya sendiri," Ujar Sinofsky.

Referensi :

- http://www.kaskus.co.id/thread/50a2bc5be474b45678000096/mengenal-steven-sinofsky-sang-penemu-windows-8?goto=newpost
- http://www.merdeka.com/teknologi/teka-teki-keluarnya-steven-sinofsky-dari-microsoft-terjawab.html
- http://inet.detik.com/read/2012/11/13/130552/2090291/398/otak-di-balik-windows-8-itu-memilih-pergi?id771108bcj
- http://en.wikipedia.org/wiki/Steven_Sinofsky

Rabu, 28 November 2012

Setingan Mikrotik dan Management Bandwith


1. Setelah melakukan penginstalan mikrotik kita dapat memulai setting, bias lewat text atau aplikasi dari mikrotik yaitu winbox. Disini kita akan melakukan pensettingan melalui winbox. Buka aplikasi winbox kemudian pilih ip atau MAC address untuk menghubungkannya, lebih baik kita menggunakan MAC addressnya karena tanpa mengatur ip terlebih dahulu.

2. Kemudian masukkan user beserta passwordnya, dan klik icon connect
3. Kemudian akan muncul tampilan awal winbox, pertama-tama setting ip address untuk ether1 dan ether2 dari jaringan yang di buat.
Klik IP dapa deretan menu di sebelah kiri, kemudian klik pada address lalu tambahkan masing masing IP address, network, broadcast, dan interface untuk ether1 dan ether2 dengan cara klik tanda (+) dan setting seperti gambar berikut.
4. Setelah itu setting untuk DNS yang digunakan dengan Klik ip kemudian DNS. Klik menu setting dan masukkan DNS nya jangan lupa centang pada Allow Remote Requests.
5. Selanjutnya kita lakukan setting NAT untuk ip jaringan mana yang di perbolehkan untuk terkoneksi dengan jaringan diatasnya maupun ke internet, dengan cara klik ip lalu firewall dan klik pada menu NAT. Tambahkan dengan klik (+) lalu pada tap General untuk option chain pilih srcnat kemudian masukkan ip yang akan nat, sehingga seperti gambar berikut. Jika kita mengijinkan beberapa ip yang boleh terhubung lakukan langkah ini kembali sesuai banyaknya ip jaringan yang akan dihubungkan
Setelah itu klik pada tab Action disitu ubah menjadi masquerade.
6. Kemudian setting routing dengan cara klik ip pada tampilan awal lalu klik routes dan tambahkan destination dna gateway, untuk gateway itu ip pada jaringan di atas jaringan ether1, sehingga seperti gambar berikut.
7. Lalu kita akan melakukan management bandwith untuk jaringan client kita dengan cara klik queues kemudian tambahkan nama jaringan, alamat ip, dan berapa jumlah bandwith yang diberikan.
Kita juga dapat menambahkan beberapa alamat ip target dengan bandwith yang sama dan nama jaringannya. Dengan klik tanda panah bawah pada Target Address.
8. Kemudian agar client dapat melihat dan memonitoring bandwith yang di berikan admin kepada jaringannya dengan cara klik tools lalu graphing. Dan klik pada tab Queue Rules disitu tambahkan dengan klik (+) kemudian isikan pada Simple Queue nama jaringan yang dibuat saat setting Queues sebelumnya dan ip address yang di izinkan untuk mengakses.
Jika kita pilih all pada Simple Queue maka ip address tersebut dapat melihat dan memonitoring kecepatan dan bandwith semua nama jaringan yang di buat. Selain itu agar nama jaringan tersebut dapat di akses oleh semua masing masing ip kita dapat mengubah Allow Address menjadi 0.0.0.0/ (semua jaringan).
9. Disini kita sudah melakukan setting secara sederhana routernya. Kemudian lakukan ujicoba untuk clientnya.

10. Dengan cara browsing IP dari router tersebut, kemudian akan muncul masing-masing client yang sudah di setting bandwithnya


Sumber :http://rendyriskianto.blogspot.com/2011/07/setting-mikrotik-beserta-management.html